Balita Cianjur Terkena Gizi Buruk

Muhamad Mulki bocah berusia 2,4 tahun dari pasangan suami istri Dedi Juadi (29) dan Siti Aminah (23) warga Kampung Tegal Waru RT 01/05 Desa Padamaju, Tanggeung, Cianjur selatan menderita gizi buruk (marasmus).

Mulki kini tergolek lemah di bangsal Aromanis RSUD Cianjur. Di tangan kanan anak bungsu dari dua bersaudara itu terpasang selang infus.

Sudah satu bulan ini Mulki menderita sakit yang diawali panas dalam yang tak berhenti kemudian kerap buang air besar hingga membuat tubuhnya kurus kering. Setiap hari dia hanya mengkonsumsi bubur beras bikinan sang ibu.

“Setelah sakit satu bulan, tubuh anak saya menjadi kecil. Ya, maklum makan juga hanya bubur beras bikinan saya,” ujar Siti sambil memegang tangan sang anak karena terus-menerus berontak ingin mencopot jarum infus yang menancap di tangannya.

Sebelumnya Mulki dirawat tiga hari di Puskesmas Tanggeung namun selanjutnya pihak puskesmas menyarankan agar dibawa ke RSUD Cianjur. “Sebelum ke puskesmas sudah dua kali anak saya dibawa ke bidan desa. Kata bidan, anak saya menderita sakit paru-paru,” tutur Siti dengan suara parau.

Ketika datang ke RSUD Cianjur, Mulki langsung dimasukkan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan sempat dirawat satu malam. Dokter menyebutkan Mulki menderita gizi buruk.
Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, keluarga ini hanya mengandalkan penghasilan sang suami dari berjualan rokok secara asongan di Terminal Baranangsiang Bogor

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.